4 not, sejuta rasa…

9 02 2009

Pada tulisan ini saya akan bagikan lagi sedikit ilmu yang saya turunkan sendiri entah mungkin sudah ada di belahan bumi sebelah mana, tapi yang jelas saya memperolehnya dari pengalaman saya. Tahukan Anda bahwa dari 12 not yang ada, terdapat 4 buah not yang sangat spesial menurut saya. Siapa mereka?

Ini dia jawabannya, mereka adalah si F, si Bes/A#, si C, dan terakhir si Es/D#. Tanpa disadari mereka memiliki keistimewaan. Berikut adalah keistimewaannya, pernahkan Anda bermain musik pada nada dasar do = F, do = Bes, do = Es, do = As, do = C#? Jika diperhatikan ke empat not tadi dapat digunakan di semua nada dasar yang baru saja saya sebutkan. Hal ini sangat menolong saya, dulu saat saya berimprovisasi, saya memanfaatkan keberadaan keempat nada ini. Selain itu, keempat nada ini juga cocok untuk dibuat arpeggio atau rall. Apa itu rall? Silahkan lihat penjelasan dan videonya di sini.

Untuk latihan dan bahan pertimbangan (menggunakan piano atau alat musik yang memungkinkan untuk melakukan hal ini :P ), coba Anda mainkan nada F-Bb-C-Eb(arpeggio ataupun rall) pada tangan kanan, sedangkan tangan kiri Anda bermain pada chord-chord F, Bb, Eb, A#, C# (coba dengan membunyikan bassnya saja). Akan terdengar rangkaian keempat not tadi yang indah dengan ke’khas’an bunyi tersendiri di setiap kombinasi bass dengan uraian nada yang dimainkan. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Sekali lagi, ini murni saya turunkan sendiri dari pengalaman saya malang melintang di dunia musik. Apabila ada teori yang lebih jelas yang menjelaskan mengenai ini, bisa ditambahkan sebagai masukan kepada saya. Trim’s.

salam musik,





Guide tone

9 02 2009

Di tengah kesibukan, saya sengaja menyempatkan membuat tulisan ini mengingat ada request khusus dari rekan-rekan saya untuk membuat tulisan mengenai hobi saya ini. Sekedar berbagi ilmu yang tidak seberapa ini… Sekarang saya akan membagikan pengetahuan saya tentang apa yang disebut dengan “guide tone”. Buat para improviser-improviser pada umumnya mengetahui hal ini sadar ataupun tidak sadar. Ada banyak istilah lain yang digunakan namun sebenarnya merujuk pada hal yang sama. Di sini saya akan menggunakan istilah “guide tone”.

Guide tone ini jika diartikan secara harfiah adalah not/nada penuntun. Jadi dalam improvisasi, guide tone ini adalah not/nada yang dapat ditahan lama atau dengan kata lain menjadi tempat persinggahan (definisi ini merupakan definisi menurut saya, untuk definisi yang lebih tepatnya mungkin bisa ditanyakan pada master-master atau suhu-suhu dalam bidang musik). Pada umumnya, guide tone ini merupakan nada ke-3 dan juga ke-7.

Sebagai contoh, misalkan kita sedang bermain pada ’suasana/nuansa’ chord CM7, kita memiliki kebebasan untuk melakukan improvisasi. Misalkan jari kita sudah menari-nari membunyikan nada untuk improvisasi dan sudah tampak lelah, kita bisa beristirahat sebentar di nada ke-3 dan ke-7, yaitu nada E dan juga B. Kira-kira begitulah definisi dasar dari guide tone versi saya. Saya harapkan saran dan kritik dari rekan-rekan sekalian sekiranya terdapat kesalahan dalam tulisan saya ini. Semoga bermanfaat!

salam musik :D





Hello world pada Android

6 02 2009

Salah satu sitem operasi pesaing windows dan juga apple pada Pocket PC adalah Android. Android merupakan produk keluaran google. Hanya sekedar iseng, mencoba2 membuat aplikasi di atas platform Android ini ternyata bisa di develop dengan menggunakan Java. Berikut adalah kronologi pembuatan hello world pada Android. Pertama tentu harus kita download SDK Android terlebih dahulu (gratis! bisa di download di sini). Sebagai catatan, salah satu IDE yang mendukung adalah Eclipse 3.4 (Ganymede). Penulis menggunakan IDE ini untuk mendevelop aplikasi Android di atas platform pesaing Android (Windows). Untuk mendevelopnya juga bisa di atas platform pesaing yang lain seperti Mac dan Linux.

Setelah selesai mengunduh SDK Android tadi, tambahkan setting environment variables dari Windows ke direktori tools/ dari SDK Android tadi. Langkah berikutnya adalah melakukan penambahan plug-in dari IDE yang digunakan. Untuk Eclipse 3.4 (Ganymede):
1. Pertama jalankan Eclipse, kemudian pilih Help > Software Updates…
2. Pada dialog yang muncul, pilih tab Available Software
3. Klik Add Site…
4. Masukkan lokasi berikutĀ  https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/, kemudian pilih OK
5. Kembali pada tab Available Software, kemudian pilih check box pada pada “Android Developer Tools” dan “Android Editor” dan pilih install
6. Restart Eclipse
Setelah di-restart, update preference dari Eclipse, pilih Window > Preferences… Kemudian pilih Android pada panel kiri dan berikan lokasi SDK Android yang telah didownload dan telah diekstrak tadi. Pilih Apply, kemudian OK

Setelah selesai, buat project Android baru dengan memilih menu File > New > Project, kemudian pilih Android Project seperti ditunjukkan gambar di bawah ini, kemudian pilih Next

hello_world_01

Kemudian isi detail dari project sebagai berikut:

hello_world_1

Setelah selesai, nanti akan diperoleh kelas HelloAndroid dalam package (HelloAndroid > src > com.android.hello). Akan terlihat seperti di bawah ini:

public class HelloAndroid extends Activity {
    /** Called when the activity is first created. */
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.main);
    }
}

Kemudian coba ubah menjadi seperti di bawah ini:

package com.android.hello;

import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
import android.widget.TextView;

public class HelloAndroid extends Activity {
    /** Called when the activity is first created. */
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        TextView tv = new TextView(this);
        tv.setText("Hello, Android!\nCreated by kpe05001");
        setContentView(tv);
    }
}

Kemudian tinggal di-run. Hasilnya akan muncul pada emulator seperti gambar di bawah ini:

emu1tampilan emulator (sebelum program berjalan)

emu2tampilan hello world yang dibuat

Demikian, semoga bermanfaat! :D