Hungarian Notation

10 05 2008

Banyak programmer Windows menggunakan sebuah konvensi untuk menamai variabel dalam kode yang mereka buat. Konvensi ini dikenal dengan sebutan “Hungarian Notation“. Penamaan variabel biasanya dilakukan dengan menambahkan prefix / awalan yang menandakan tipe data dari variabel tersebut. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan Hungarian Notation tersebut:

prefix ‘c’ –> char atau WCHAR atau TCHAR
prefix ‘by’ –> BYTE (unsigned char)
prefix ‘n’ –> short
prefix ‘i’ –> int
prefix ‘x’, ‘y’ –> int yang digunakan untuk koordinat x dan y
prefix ‘cx’,'cy’ –> int yang digunakan untuk length (x dan y); ‘c’ di sini merupakan “count”
prefix ‘b’ atau ‘f’ –> BOOL (int); ‘f’ merupakan “flag”
prefix ‘w’ –> WORD (unsigned short)
prefix ‘l’ –> LONG (long)
prefix ‘dw’ –> DWORD (unsigned long)
prefix ‘fn’ –> function
prefix ’s’ –> string
prefix ’sz’ –> string yang diakhiri dengan karakter 0
prefix ‘h’ –> handle
prefix ‘p’ –> pointer

Prefix-prefix di atas merupakan contoh-contoh prefix yang sering digunakan oleh para programmer Windows khususnya untuk merepresentasikan tipe data dari variabel yang mereka buat. Contoh: iNilai, variabel iNilai merupakan variabel dengan tipe data integer.

Semoga tulisan ini sedikit memberikan gambaran agar ketika kita melihat source code dengan prefix-prefix di atas kita tidak perlu terlalu bingung lagi… :D


Tindakan

Information

3 tanggapan ke “Hungarian Notation”

31 05 2008
neucessor (12:47:38) :

Is it the same with programming C in UNIX environment?…

5 06 2008
Andry Ongkinata (11:46:21) :

I think it can be the same or not because it just a naming convention. So it depends on the programmer… :)

5 06 2008
munggaran (12:22:08) :

ada engga hungarian notation convention buat objek label, editBox, memoBox, statusBar, ahuahauha, kebanyakan ye……

Tinggalkan komentar

kamu dapat menggunakan tag-tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>