Banyak programmer Windows menggunakan sebuah konvensi untuk menamai variabel dalam kode yang mereka buat. Konvensi ini dikenal dengan sebutan “Hungarian Notation“. Penamaan variabel biasanya dilakukan dengan menambahkan prefix / awalan yang menandakan tipe data dari variabel tersebut. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan Hungarian Notation tersebut:
prefix ‘c’ –> char atau WCHAR atau TCHAR
prefix ‘by’ –> BYTE (unsigned char)
prefix ‘n’ –> short
prefix ‘i’ –> int
prefix ‘x’, ‘y’ –> int yang digunakan untuk koordinat x dan y
prefix ‘cx’,'cy’ –> int yang digunakan untuk length (x dan y); ‘c’ di sini merupakan “count”
prefix ‘b’ atau ‘f’ –> BOOL (int); ‘f’ merupakan “flag”
prefix ‘w’ –> WORD (unsigned short)
prefix ‘l’ –> LONG (long)
prefix ‘dw’ –> DWORD (unsigned long)
prefix ‘fn’ –> function
prefix ’s’ –> string
prefix ’sz’ –> string yang diakhiri dengan karakter 0
prefix ‘h’ –> handle
prefix ‘p’ –> pointer
Prefix-prefix di atas merupakan contoh-contoh prefix yang sering digunakan oleh para programmer Windows khususnya untuk merepresentasikan tipe data dari variabel yang mereka buat. Contoh: iNilai, variabel iNilai merupakan variabel dengan tipe data integer.
Semoga tulisan ini sedikit memberikan gambaran agar ketika kita melihat source code dengan prefix-prefix di atas kita tidak perlu terlalu bingung lagi…






Komentar Terakhir