Improvisasi

29 04 2008

Sehubungan dengan Request tentang Improvisasi dalam bermusik pada tulisan saya sebelumnya, maka pada tulisan ini saya mencoba untuk membagikan apa yang saya tahu tentang improvisasi. Improvisasi dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, beberapa di antaranya adalah pendekatan dari chord dan melalui scale. Pendekatan dari chord dapat dilakukan dengan mengkombinasikan nada-nada yang merupakan unsur-unsur dari chord yang digunakan. Jika dari pendekatan secara scale, dilakukan dengan memainkan scale-scale tertentu.

Jika ingin belajar untuk melakukan improvisasi dapat dilakukan dengan membuat melodi-melodi kecil yang sering dikenal dengan sebutan “licks”, yang kemudian sering dilatih dan biasanya akan “keluar” dengan sendirinya. Untuk referensi, saran saya sebaiknya Anda sering-sering mendengar lagu2 yang banyak mengandung improvisasi. Dimulai dengan lagu-lagu yang mudah, kemudian diikuti, lama-kelamaan umumnya kita akan mendapatkan “sense” dari improvisasi tersebut. :D





Hati-hati menggunakan Port pada 8051

26 04 2008

Sekedar berbagi pengalaman, bagi para pengguna uC 8051 (MCs51) khususnya bagi para pemula berhati-hatilah menggunakan port pada 8051 (AT89C51/52, AT89S51/52) Anda khususnya port0. Mengapa?

Jawabannya adalah dari sisi hardware, port0 tidak dapat digunakan untuk men-drive logika ‘1′ (5 volt). Port0 baik digunakan untuk proses “sink” yaitu proses menerima logika ‘0′. Bila dipaksa untuk mendrive logika ‘1′, maka port0 ini akan mengeluarkan nilai ‘Z‘ (High-Impedance). Dari sisi software (khususnya bagi Anda para pengguna C), jangan meng-assign P0 di mana P0 merupakan input dari statement tersebut, seperti

P0 = P0 << 1;

sebaiknya Anda menggunakan temporary terlebih dahulu. Contoh:

temp = P0 << 1;
P0 = temp;

Semoga bermanfaat! :D





Menikmati Hidangan

23 04 2008

Ada berbagai macam cara untuk menikmati hidangan yang disajikan untuk Anda. Tiap orang memiliki gaya yang berbeda-beda dalam menikmatinya. Salah satunya terlihat pada gambar di bawah ini, bagaimana seorang kawan saya yang menikmati kopi pesanannya:

Menikmati Hidangan

Mmmm… Nikmat bukan? Apalagi jika Anda berada di sebelah seorang bintang, seperti seorang musisi Indonesia yang berada tepat di sebelah kiri kawan saya itu.

Pesan hari ini: Makan jangan terburu-buru, nikmatilah selagi bisa!!! :D





Senioritas

1 04 2008

Satu kebiasaan yang sering muncul di sekitar kita adalah masalah senioritas. Sering terjadi tindakan semena-mena kepada mereka yang dianggap sebagai kalangan junior bahkan yang sebenarnya kawan malah menjadi lawan. Saya juga pernah mengalami hal seperti ini, tapi tidak terlalu parah dan lagi “senior” saya tadi memang umurnya lebih tua dari saya. Ada hal yang lebih menyedihkan lagi bagi saya, yaitu tindakan yang diterima teman saya dimana dia diperlakukan secara “tidak wajar” karena dianggap sebagai junior padahal mereka adalah teman sepermainan dan seangkatan.

Jika saya menjadi seorang senior, saya tidak akan menjalankan paham yang namanya “senioritas”. Saya memiliki paham sendiri yang saya sebut “junioritas” (Apa bedanya? hahaha… :? ). Junioritas adalah suatu keadaan di mana para junior tau posisi dan kapasitas mereka sebagai kalangan junior :? . Jadi, apa bedanya “senioritas” dengan “junioritas”?

Sedikit pesan:

Senior Anda tidak selalu lebih baik dari Anda, mereka hanya lebih dahulu tau daripada Anda

:mrgreen:





USB di Virtual Box (Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon)

1 04 2008

Ketika sedang berjalan-jalan di dunia maya, eh ternyata saya menemukan setting untuk membuat USB device dapat digunakan di VirtualBox. Kira-kira caranya sebagai berikut:

Secara default, Ubuntu Gutsy Gibbon telah menghilangkan support untuk /proc/bus/usb/*. Agar USB device dapat digunakan di VirtualBox, editlah berkas /etc/init.d/mountdevsubfs.sh:

$ sudo nano /etc/init.d/mountdevusbfs.sh

kemudian carilah barislah berikut:

..........
# Magic to make /proc/bus/usb work
#
#mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs
#domount usbfs «» /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600,listmode=0644
#ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices
#mount --rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb
..........

Uncomment beberapa baris di atas, sehingga tampak seperti ini:

..........
# Magic to make /proc/bus/usb work
#
mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs
domount usbfs «» /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600,listmode=0644
ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices
mount --rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb
..........

Lalu tambahkan group dengan nama usbusers (System > Administrations > Users and Groups) kemudian tambahkan username Anda ke dalam groups usbusers tadi. Lakukan pengeditan untuk berkas 40-permissions.rules

$ sudo nano /etc/udev/rules.d/40-permissions.rules

Carilah line berikut ini:

# USB devices (usbfs replacement)
SUBSYSTEM=="usb_device",                    MODE="0664"

Ubah seperti ini:

# USB devices (usbfs replacement)
SUBSYSTEM=="usb_device",  GROUP="usbusers"    MODE="0664"

Setelah semua “resep” dilakukan, restart komputer Anda. Lalu jalankan VirtualBox Anda. Lihatlah di bagian setting, akan terdapat menu USB. Selamat mencoba… :D

VirtualBox_ScreenShot

(sumber: http://balikpapan.linux.or.id)