Penggunaan “di”

28 02 2008

Pada suatu pagi hari yang cukup cerah, sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah wilayah perkantoran terlihat suatu tulisan:

TAMAN JANGAN DI INJAK

Ada yang aneh dengan tulisan di atas?

Ketika saya masih SD (Sekolah Dasar), guru bahasa Indonesia saya pernah mengajarkan penggunaan “di” sebagai imbuhan dan sebagai kata depan. Apabila digunakan sebagai kata depan, penulisan “di” harus dipisah dan digunakan untuk menunjukkan tempat. Ketika membaca tulisan di atas, terlintas dalam pikiran saya apakah ada suatu tempat yang bernama “INJAK”? Jika ya, konteks kalimat di atas agak sedikit aneh. :roll:

TKP:
TKP
<Foto diambil oleh: BPW>



Tindakan

Information

2 tanggapan

28 02 2008
Fajar

jadi harus diinjak gitu ?

28 02 2008
Andry Ongkinata

Mestinya “DIINJAK”, menurut guru Bahasa Indonesia sih…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.