Pada suatu pagi hari yang cukup cerah, sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah wilayah perkantoran terlihat suatu tulisan:
“TAMAN JANGAN DI INJAK“
Ada yang aneh dengan tulisan di atas?
Ketika saya masih SD (Sekolah Dasar), guru bahasa Indonesia saya pernah mengajarkan penggunaan “di” sebagai imbuhan dan sebagai kata depan. Apabila digunakan sebagai kata depan, penulisan “di” harus dipisah dan digunakan untuk menunjukkan tempat. Ketika membaca tulisan di atas, terlintas dalam pikiran saya apakah ada suatu tempat yang bernama “INJAK”? Jika ya, konteks kalimat di atas agak sedikit aneh.






jadi harus diinjak gitu ?
Mestinya “DIINJAK”, menurut guru Bahasa Indonesia sih…